"Aku menyintaimu kerana agama yang ada padamu, jika kau hilangkan agama dalam dirimu, hilanglah cintaku padamu" IMAM NAWAWI….

Ciri – Ciri Wanita Penghuni Neraka

 

Saudariku Muslimah

Suatu hal yang pasti bahwa surga dan neraka adalah dua makhluk yang Allah Subhanahu wa Ta’ala ciptakan. Surga diciptakan-Nya sebagai tempat tinggal yang abadi bagi kaum Mukminin dan neraka sebagai tempat tinggal bagi kaum musyrikin dan pelaku dosa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala telah melarang darinya.

Setiap Muslimin yang mengerti keadaan Surga dan neraka tentunya sangat berharap untuk dapat menjadi penghuni Surga dan terhindar jauh dari neraka, inilah fitrah.

Pada Kajian kali ini, kami akan membahas tentang neraka dan penduduknya, yang mana mayoritas penduduknya adalah wanita dikarenakan sebab-sebab yang akan dibahas nanti.

Sebelum kita mengenal wanita-wanita penghuni neraka alangkah baiknya jika kita menoleh kepada peringatan-peringatan Allah Subhanahu wa Ta’ala di dalam Al Qur’an tentang neraka dan adzab yang tersedia di dalamnya dan perintah untuk menjaga diri daripadanya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (At Tahrim : 6)

Imam Ath Thabari rahimahullah menyatakan di dalam tafsirnya : “Ajarkanlah kepada keluargamu amalan ketaatan yang dapat menjaga diri mereka dari neraka.”

Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhu juga mengomentari ayat ini : “Beramallah kalian dengan ketaatan kepada Allah, takutlah kalian untuk bermaksiat kepada-Nya dan perintahkan keluarga kalian untuk berdzikir, niscaya Allah menyelamatkan kalian dari neraka.” Dan masih banyak tafsir para shahabat dan ulama lainnya yang menganjurkan kita untuk menjaga diri dan keluarga dari neraka dengan mengerjakan amalan shalih dan menjauhi maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Di dalam
surat lainnya Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :“Peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu yang disediakan bagi orang-orang kafir.” (Al Baqarah : 24)

Begitu pula dengan ayat-ayat lainnya yang juga menjelaskan keadaan neraka dan perintah untuk menjaga diri daripadanya.

Kedahsyatan dan kengerian neraka juga dinyatakan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam di dalam hadits yang shahih dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu bahwasanya beliau bersabda : “Api kalian yang dinyalakan oleh anak cucu Adam ini hanyalah satu bagian dari 70 bagian neraka Jahanam.” (Shahihul Jami’ 6618)

Jikalau api dunia saja dapat menghanguskan tubuh kita, bagaimana dengan api neraka yang panasnya 69 kali lipat dibanding panas api dunia? Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menyelamatkan kita dari neraka. Amin.

Wanita Penghuni Neraka

Tentang hal ini, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda :“Aku melihat ke dalam Surga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas dan Imran serta selain keduanya)

Hadits ini menjelaskan kepada kita apa yang disaksikan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam tentang penduduk Surga yang mayoritasnya adalah fuqara (para fakir miskin) dan neraka yang mayoritas penduduknya adalah wanita. Tetapi hadits ini tidak menjelaskan sebab-sebab yang mengantarkan mereka ke dalam neraka dan menjadi mayoritas penduduknya, namun disebutkan dalam hadits lainnya.

Di dalam kisah gerhana matahari yang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dan para shahabatnya melakukan shalat gerhana padanya dengan shalat yang panjang , beliau Shalallahu ‘alaihi wassalam melihat Surga dan neraka.
Ketika beliau melihat neraka beliau bersabda kepada para shahabatnya radliyallahu ‘anhum :“ … dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita. Shahabat pun bertanya : “Mengapa (demikian) wahai Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam?” Beliau Shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab : “Karena kekufuran mereka.” Kemudian ditanya lagi : “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab : “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (HR. Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma)

Dalam hadits lainnya, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menjelaskan tentang wanita penduduk neraka, beliau bersabda :“ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu)

Dari Imran bin Husain dia berkata, Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda : “Sesungguhnya penduduk surga yang paling sedikit adalah wanita.” (HR. Muslim dan Ahmad)

Imam Qurthubi rahimahullah mengomentari hadits di atas dengan pernyataannya : “Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk Surga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat karena kurangnya akal mereka dan mudahnya mereka untuk tertipu dengan kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal.
Kemudian mereka juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum pria dari akhirat dikarenakan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat.” (Jahannam Ahwaluha wa Ahluha halaman 29-30 dan At Tadzkirah halaman 369)

Saudariku Muslimah … .

Jika kita melihat keterangan dan hadits di atas dengan seksama, niscaya kita akan dapati beberapa sebab yang menjerumuskan kaum wanita ke dalam neraka bahkan menjadi mayoritas penduduknya dan yang menyebabkan mereka menjadi golongan minoritas dari penghuni Surga.

Saudariku Muslimah … . Hindarilah sebab-sebab ini semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menyelamatkan kita dari neraka. Amin.

1. Kufur Terhadap Suami dan Kebaikan-Kebaikannya

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menjelaskan hal ini pada sabda beliau di atas tadi. Kekufuran model ini terlalu banyak kita dapati di tengah keluarga kaum Muslimin, yakni seorang istri yagn mengingkari kebaikan-kebaikan suaminya selama sekian waktu yang panjang hanya dengan sikap suami yang tidak cocok dengan kehendak sang istri sebagaimana kata pepatah, panas setahun dihapus oleh hujan sehari.
Padahal yang harus dilakukan oleh seorang istri ialah bersyukur terhadap apa yang diberikan suaminya, janganlah ia mengkufuri kebaikan-kebaikan sang suami karena Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan melihat istri model begini sebagaimana dijelaskan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam : “Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya.” (HR. Nasa’i di dalam Al Kubra dari Abdullah bin ‘Amr. Lihat Al Insyirah fi Adabin Nikah halaman 76)

Hadits di atas adalah peringatan keras bagi para wanita Mukminah yang menginginkan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Surga-Nya. Maka tidak sepantasnya bagi wanita yang mengharapkan akhirat untuk mengkufuri kebaikan-kebaikan suaminya dan nikmat-nikmat yang diberikannya atau meminta dan banyak mengadukan hal-hal sepele yang tidak pantas untuk dibesar-besarkan.

Jika demikian keadaannya maka sungguh sangat cocok sekali jika wanita yang kufur terhadap suaminya serta kebaikan-kebaikannya dikatakan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sebagai mayoritas kaum yang masuk ke dalam neraka walaupun mereka tidak kekal di dalamnya.

Cukup kiranya istri-istri Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dan para shahabiyah sebagai suri tauladan bagi istri-istri kaum Mukminin dalam mensyukuri kebaikan-kebaikan yang diberikan suaminya kepadanya.

2. Durhaka Terhadap Suami

Kedurhakaan yang dilakukan seorang istri terhadap suaminya pada umumnya berupa tiga bentuk kedurhakaan yang sering kita jumpai pada kehidupan masyarakat kaum Muslimin. Tiga bentuk kedurhakaan itu adalah :
1. Durhaka dengan ucapan.
2. Durhaka dengan perbuatan.
3. Durhaka dengan ucapan dan perbuatan.

Bentuk pertama ialah seorang istri yang biasanya berucap dan bersikap baik kepada suaminya serta segera memenuhi panggilannya, tiba-tiba berubah sikap dengan berbicara kasar dan tidak segera memenuhi panggilan suaminya. Atau ia memenuhinya tetapi dengan wajah yang menunjukkan rasa tidak senang atau lambat mendatangi suaminya. Kedurhakaan seperti ini sering dilakukan seorang istri ketika ia lupa atau memang sengaja melupakan ancaman-ancaman Allah terhadap sikap ini.

Termasuk bentuk kedurhakaan ini ialah apabila seorang istri membicarakan perbuatan suami yang tidak ia sukai kepada teman-teman atau keluarganya tanpa sebab yang diperbolehkan syar’i. Atau ia menuduh suaminya dengan tuduhan-tuduhan dengan maksud untuk menjelekkannya dan merusak kehormatannya sehingga nama suaminya jelek di mata orang lain. Bentuk serupa adalah apabila seorang istri meminta di thalaq atau di khulu’ (dicerai) tanpa sebab syar’i. Atau ia mengaku-aku telah dianiaya atau didhalimi suaminya atau yang semisal dengan itu.

Permintaan cerai biasanya diawali dengan pertengkaran antara suami dan istri karena ketidakpuasan sang istri terhadap kebaikan dan usaha sang suami. Atau yang lebih menyedihkan lagi bila hal itu dilakukannya karena suaminya berusaha mengamalkan syari’at-syari’at Allah Subhanahu wa Ta’ala dan sunnah-sunnah Rasul-Nya Shalallahu ‘alaihi wassalam. Sungguh jelek apa yang dilakukan istri seperti ini terhadap suaminya. Ingatlah sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam :“Wanita mana saja yang meminta cerai pada suaminya tanpa sebab (yang syar’i, pent.) maka haram baginya wangi Surga.” (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi serta selain keduanya. Lihat Al Insyirah fi Adabin Nikah halaman 85)

Bentuk kedurhakaan kedua yang dilakukan para istri terjadi dalam hal perbuatan yaitu ketika seorang istri tidak mau melayani kebutuhan seksual suaminya atau bermuka masam ketika melayaninya atau menghindari suami ketika hendak disentuh dan dicium atau menutup pintu ketika suami hendak mendatanginya dan yang semisal dengan itu.

Termasuk dari bentuk ini ialah apabila seorang istri keluar rumah tanpa izin suaminya walaupun hanya untuk mengunjungi kedua orang tuanya. Yang demikian seakan-akan seorang istri lari dari rumah suaminya tanpa sebab syar’i. Demikian pula jika sang istri enggan untuk bersafar (melakukan perjalanan) bersama suaminya, mengkhianati suami dan hartanya, membuka dan menampakkan apa yang seharusnya ditutupi dari anggota tubuhnya, berjalan di tempat umum dan pasar-pasar tanpa mahram, bersenda gurau atau berbicara lemah-lembut penuh mesra kepada lelaki yang bukan mahramnya dan yang semisal dengan itu.

Bentuk lain adalah apabila seorang istri tidak mau berdandan atau mempercantik diri untuk suaminya padahal suaminya menginginkan hal itu, melakukan puasa sunnah tanpa izin suaminya, meninggalkan hak-hak Allah seperti shalat, mandi janabat, atau puasa Ramadlan.

Maka setiap istri yang melakukan perbuatan-perbuatan seperti tersebut adalah istri yang durhaka terhadap suami dan bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Jika kedua bentuk kedurhakaan ini dilakukan sekaligus oleh seorang istri maka ia dikatakan sebagai istri yang durhaka dengan ucapan dan perbuatannya. (Dinukil dari kitab An Nusyuz karya Dr. Shaleh bin Ghanim As Sadlan halaman 23-25 dengan beberapa tambahan)

Sungguh merugi wanita yang melakukan kedurhakaan ini. Mereka lebih memilih jalan ke neraka daripada jalan ke Surga karena memang biasanya wanita yang melakukan kedurhakaan-kedurhakaan ini tergoda oleh angan-angan dan kesenangan dunia yang menipu.

Ketahuilah wahai saudariku Muslimah, jalan menuju Surga tidaklah dihiasi dengan bunga-bunga nan indah, melainkan dipenuhi dengan rintangan-rintangan yang berat untuk dilalui oleh manusia kecuali orang-orang yang diberi ketegaran iman oleh Allah. Tetapi ingatlah di ujung jalan ini ada Surga yang Allah sediakan untuk hamba-hamba-Nya yang sabar menempuhnya.

Ketahuilah pula bahwa jalan menuju neraka memang indah, penuh dengan syahwat dan kesenangan dunia yang setiap manusia tertarik untuk menjalaninya. Tetapi ingat dan sadarlah bahwa neraka menanti orang-orang yang menjalani jalan ini dan tidak mau berpaling darinya semasa ia hidup di dunia.

Hanya wanita yang bijaksanalah yang mau bertaubat kepada Allah dan meminta maaf kepada suaminya dari kedurhakaan-kedurhakaan yang pernah ia lakukan. Ia akan kembali berusaha mencintai suaminya dan sabar dalam mentaati perintahnya. Ia mengerti nasib di akhirat dan bukan kesengsaraan di dunia yang ia takuti dan tangisi.

3. Tabarruj

Yang dimaksud dengan tabarruj ialah seorang wanita yang menampakkan perhiasannya dan keindahan tubuhnya serta apa-apa yang seharusnya wajib untuk ditutupi dari hal-hal yang dapat menarik syahwat lelaki. (Jilbab Al Mar’atil Muslimah halaman 120)

Hal ini kita dapati pada sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam tentang wanita-wanita yang berpakaian tapi hakikatnya telanjang dikarenakan minimnya pakaian mereka dan tipisnya bahan kain yang dipakainya. Yang demikian ini sesuai dengan komentar Ibnul ‘Abdil Barr rahimahullah ketika menjelaskan sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam tersebut.
Ibnul ‘Abdil Barr menyatakan : “Wanita-wanita yang dimaksudkan Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam adalah yang memakai pakaian yang tipis yang membentuk tubuhnya dan tidak menutupinya, maka mereka adalah wanita-wanita yang berpakaian pada dhahirnya dan telanjang pada hakikatnya … .” (Dinukil oleh Suyuthi di dalam Tanwirul Hawalik 3/103 )

Mereka adalah wanita-wanita yang hobi menampakkan perhiasan mereka, padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala telah melarang hal ini dalam firman-Nya : “Dan janganlah mereka menampakkan perhiasan-perhiasan mereka.” (An Nur : 31)

Imam Adz Dzahabi rahimahullah menyatakan di dalam kitab Al Kabair halaman 131 : “Termasuk dari perbuatan-perbuatan yang menyebabkan mereka dilaknat ialah menampakkan hiasan emas dan permata yang ada di dalam niqab (tutup muka/kerudung) mereka, memakai minyak wangi dengan misik dan yang semisalnya jika mereka keluar rumah … .”

Dengan perbuatan seperti ini berarti mereka secara tidak langsung menyeret kaum pria ke dalam neraka, karena pada diri kaum wanita terdapat daya tarik syahwat yang sangat kuat yang dapat menggoyahkan keimanan yang kokoh sekalipun. Terlebih bagi iman yang lemah yang tidak dibentengi dengan ilmu Al Qur’an dan As Sunnah. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sendiri menyatakan di dalam hadits yang shahih bahwa fitnah yang paling besar yang paling ditakutkan atas kaum pria adalah fitnahnya wanita.

Sejarah sudah berbicara bahwa betapa banyak tokoh-tokoh legendaris dunia yang tidak beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala hancur karirnya hanya disebabkan bujuk rayu wanita.
Dan berapa banyak persaudaraan di antara kaum Mukminin terputus hanya dikarenakan wanita. Berapa banyak seorang anak tega dan menelantarkan ibunya demi mencari cinta seorang wanita, dan masih banyak lagi kasus lainnya yang dapat membuktikan bahwa wanita model mereka ini memang pantas untuk tidak mendapatkan wanginya Surga.

Hanya dengan ucapan dan rayuan seorang wanita mampu menjerumuskan kaum pria ke dalam lembah dosa dan hina terlebih lagi jika mereka bersolek dan menampakkan di hadapan kaum pria. Tidak mengherankan lagi jika di sana-sini terjadi pelecehan terhadap kaum wanita, karena yang demikian adalah hasil perbuatan mereka sendiri.

Wahai saudariku Muslimah … . Hindarilah tabarruj dan berhiaslah dengan pakaian yang Islamy yang menyelamatkan kalian dari dosa di dunia ini dan adzab di akhirat kelak.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :“Dan tinggallah kalian di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj dengan tabarrujnya orang-orang jahiliyyah pertama dahulu.” (Al Ahzab : 33)
Masih banyak sebab-sebab lainnya yang mengantarkan wanita menjadi mayoritas penduduk neraka. Tetapi kami hanya mencukupkan tiga sebab ini saja karena memang tiga model inilah yang sering kita dapati di dalam kehidupan masyarakat negeri kita ini.

Saudariku Muslimah … .

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam pernah menuntunkan satu amalan yang dapat menyelamatkan kaum wanita dari adzab neraka. Ketika beliau selesai khutbah hari raya yang berisikan perintah untuk bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan anjuran untuk mentaati-Nya. Beliau pun bangkit mendatangi kaum wanita, beliau menasehati mereka dan mengingatkan mereka tentang akhirat kemudian beliau bersabda : “Bershadaqahlah kalian! Karena kebanyakan kalian adalah kayu bakarnya Jahanam!” Maka berdirilah seorang wanita yang duduk di antara wanita-wanita lainnya yang berubah kehitaman kedua pipinya, iapun bertanya : “Mengapa demikian, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab : “Karena kalian banyak mengeluh dan kalian kufur terhadap suami!” (HR. Bukhari)

Bershadaqahlah! Karena shadaqah adalah satu jalan untuk menyelamatkan kalian dari adzab neraka. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menyelamatkan kita dari adzabnya. Amin.
Wallahu A’lam bish Shawwab. (Dikutip dari tulisan Muhammad Faizal Ibnu Jamil, Judul asli Wanita Penghuni Neraka, MUSLIMAH/Edisi XXII/1418/1997/Kajian Kali Ini. Url sumber http://www.geocities.com/dmgto/muslimah201/nar.htm)

61 responses

  1. Semoga Allah menciptakan muslimin sebagai penyelamat kepada muslimat di samping dia sendiri yg menyelamatkan diri dia sendiri….tapi..susah la…aaaaa

    Mac 4, 2007 at 4:36 am

  2. ain

    satu peringatan untuk ana…dan satu guide line mencegah diri hina ini menjadi pelakon dalam pentas’ neraka’……

    Jun 22, 2007 at 6:15 am

  3. azreen

    saya berpuas hati dengan keterangan saudari,marilah kita bersama-sama memimpin golongan muslimah kembali ke jalan allah

    Jun 26, 2007 at 1:23 pm

  4. azreen: sama sama mengambil iktibar dan ilmu….

    Julai 10, 2007 at 8:44 am

  5. dian aja

    Bagaimana bila yang berkhianat adalah suami?, bagaimana dengan lelaki yang memperlihatkan auratnya? bagimana dengan suami yang tidak mau memenuhi kebutuhan seksual istrinya?. apakah mereka semua tidak masuk neraka? kalau iya mengapa? kalau tidak mengapa…
    Aku perempuan masa kini yang hidup dengan caraku. Berdoa dan mencintai Allah dan rasulnya dengan caraku. Dan kurasa, Allah akan mengerti aku…

    Ogos 4, 2007 at 10:40 am

  6. Assalamu ‘Alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

    Kami beri tahukan kepada seluruh pembaca tentang Sholawat Wahidiyah yaitu tujuannya untuk Menjernihkan Hati dan Ma’rifat Billah wa Rosullihi SAW. untuk lebih jelasnya silakan membuka website http://www.dpppsw.multiply.com semoga saudara – saudara erkenan menerima Sholawat Wahidiyah dengan tata cara serta adab dalam mengamalkannya. Silakan baca Nida’ Rosul di mana kapan dan di manapun saudara berada dengan bacaan Yaa Sayyidii Yaa Rosulalloh baik dibaca dengan lesan maupun dalam hati. Kami ucapkan banyak terima kasih
    Jazzakumullohu Khoiron,Amin

    Wassalamu ‘Alaikum Wrohmatullohi Wabarokatuh

    Ogos 24, 2007 at 1:18 pm

  7. hafizatulaili ahmad tulis

    salam…….

    sesungguhnya balasan yang di janjikan oleh Allah SWT terhadap isteri yang durhaka adalah benar. Maka sedarlah wahai para muslimah,kematian sentiasa ada dihadapan kita…Taubat la kalian,selagi roh dan jasad bersama kita…….terima kasih..

    salam……..

    Februari 23, 2008 at 4:25 am

  8. pandu

    Assalamualaikum,

    Sekarang seperti itulah rumah tanggaku…
    terima kasih atas ilmunya,

    April 11, 2008 at 11:31 am

  9. Pingback: Ciri - Ciri Wanita Penghuni Neraka « deltapapa.com

  10. ija_m

    jiwa ini sangat mudah digoda syaitan..sangat lalai menunaikan solat..bagaimana harus bersama dengan suami nnti didalam syurga..bantulah saya..

    Mei 25, 2008 at 5:35 pm

  11. Ya ya bagus.. CARILAH SURGA

    Julai 11, 2008 at 2:05 am

  12. muchlis

    Asslamau Alaikum Wr.Wb
    Sedikit saya cerita ttg Rumah tangga saya,istri saya termasuk dalam istri yg meminta cerai tanpa sebab”selama proses perceraian(3bulan)istri saya telah mengalami kecelakaan 3 kali dan yg terakhir mengalami patah tulang…….Saya sampai saat ini masih mangajak rujuk kembali namun istriku tetap mau bercerai….Yang ingin saya tanyakan apakah termasuk golongan manakah isriku….??
    Saya hanya pasrah dengan keadaan keluargaku”

    September 19, 2008 at 9:33 am

  13. ads

    bgamana,kalo sami tidak memberi nafkah lahiriah,,memberikan hanya sebatas istri tidak lapar saja..tapi untuk selanjutnya kebutuhan lain2 untk istri tidak prnah diberi?? malh untuk uang belanja tidak diberi,dia yang memegang kendali..istri tidak berhak atas hasil kerjanya..suami itu termasuk suami yang macam apa

    September 27, 2008 at 10:11 pm

  14. alie

    sahabat muslimah yang selalu dalam lindungan allah dan dinanti syurga, anna adalah ikhwan yang bingung mencari wanita yang akan dijadikan pendamping dunia akherat, seperti apakah wanita itu, dan baiknya anna harus berbuat apa

    Oktober 28, 2008 at 11:15 am

  15. Doa dan usaha. lelaki yang baik diciptakan untuk wanita yang baik…..

    Oktober 28, 2008 at 9:32 pm

  16. Murny

    Terimakasih atas ilmunya.
    InsyaAllah benar kata zahaannur..klo wanita
    yg baik akan mendapatkan lelaki yg baik pula. oleh krn itu kita berusaha utk mjd wanita yg baik trlebih dhlu…!!

    November 17, 2008 at 4:27 pm

  17. sama sama.

    November 19, 2008 at 6:46 pm

  18. buat mb Dian on ogos, tlng kirim mail ke sy. sy setuju sm komeñya.

    Mac 15, 2010 at 2:01 pm

  19. buat alìe…? ngurusin wanita puyeng..? ngurus diri sendiri aja susah bngt. mdh2 an cpt nemu ya Li…

    Mac 15, 2010 at 2:05 pm

  20. dewy

    ya allah………….baru semalam aku melakukan dosa lagi…………..cukuplah semalam,jgn ada lagi dos terulang

    April 19, 2010 at 4:39 pm

  21. Adit

    Masya Allah… semoga Allah mengampuni kita semua

    Mei 31, 2010 at 3:47 pm

  22. ihsan

    minta pencerahan: istri sy berubah total sejak menikah 6 bulan yang lalu.. semua perilakunya di luar batas kewajaran ditinjau dari berbagai aspek.
    secara psikologis dia dideteksi seorang psikopat karena dari 11 tanda umum seorang psikopat, 9 poin ada pada sifat istri saya.
    ditinjau dari pendekatan agama islam, sudah tergolong istri durhaka karena tidak mau menghargai suami. bila dinasihati pasti akan berujung pertengkaran karena merasa bahwa suami tidak lebih tinggi dari dia, dan pasti berujung dengan sikap menantang suami baik secara destruktif maupun tantangan perceraian. berkata kasar dan mengumpat suami bahkan menghina keluarga suami. segala pendekatan sudah dilakukan tapi hasilnya nihil karena dia cenderung mecari cari masalah bahkan mendramatisasi permasalahan menjadi besar. bila suami menyabar, maka dia semakin berani (ngelunjak). cenderung memancing suami mengeluarkan amarah dan memulai kekerasan agar suami melakukan kekerasan untuk kemudian dijadikan alasan bagi dia untuk menjatuhkan suami baik di depan keluarga maupun pengadilan agama (bila terjadi perceraian. semua yang dilakukan suami semuanya salah karena merasa lebih hebat, bahkan menjajah suami dengan sering memerintah suami dengan telunjuk, tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah tangga dengan berbagai alasan yang dibuat-buat. berpura-pura baik dan solehah di depan keluarga.
    apakah sah menurut islam apabila istri seperti itu diceraikan saja? tapi bagaimana caranya ????
    saya sudah sangat sakit hati dengan perlakuan istri saya tetapi semua itu selama ini saya simpan dalam hati demi keluarga saya maupun keluarga istri saya

    Julai 13, 2010 at 2:27 pm

  23. edwin mahendra

    Askum semua, apa yang saya alami sama dengan yang mas Ihsan alami hanya saja isteri saya itu acuh (tak menghiraukan),dipanggil tak menyahut, diajak diskusi diem aja. menganggap seolah-olah saya itu tak ada.padahal saya sudah banyak berkorban, banyak mengalah, banyak menasihati, tapi gak mempan.padahal dahulu sebelum menikah dia sudah komit mau belajar agama, komit mau dibimbing saya, tapi semua sekarang bull shit!!!. saya sudah sakit hati. mungkin secepatnya saya akan ceraikan dia.satu nasihat saya bila sudah memuncak kemarahan saya ” kamu gak akan bahagia meskipun seorang malaikat yang menikahimu kalau kamu gak pernah ikhlas menerimanya ” kebalikkannya ” kamu bisa bahagia meski menikah dengan lelaki brengsek lagi durjana kalau kamu bisa ikhlas menerimannya” intinya adalah penerimaan. saya rasa isteri saya tidak pandai bersyukur bin ikhlas dengan saya? semoga isteri saya mendapat suami yang dirinya bisa nerima.walaupun saya benci sama isteri saya saat ini, tapi saya senantiasa mendoakan semoga ia bahagia deimanapun dirinya kelak dan menikah dengan siapapun di kemudian hari. bagi saya it’s enough. go ahead, find your own happines babe!
    waslam

    suami yang sedang menjerit hatinya

    Ogos 13, 2010 at 5:31 pm

  24. sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala,
    ‏”Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar.” (Yusuf: 28).

    falammaa raaa qamiishahu qudda min duburin qaala innahu min kaydikunna inna kaydakunna ‘azhiimun
    28. Maka tatkala suami wanita itu melihat baju gamis Yusuf koyak di belakang berkatalah dia: “Sesungguhnya (kejadian) itu adalah di antara tipu daya kamu, sesungguhnya tipu daya kamu adalah besar.”

    Ogos 16, 2010 at 3:16 pm

  25. dragun

    salah satunya adalah istri saya, kesalahan sepele tapi mulutnya kotor dan jahat kepada suaminya saya masih ingat kata kata itu :

    1. ga punya otak
    2. kebangsak saya ikut kamu
    3. percuma punya laki
    4. pemalas

    padahal saya karyawan bekerja dari pagi sampe malem. acapkali bantuin nyuci pakean setiap 2 hari sekali.

    mao cari yang laen dimana ?

    September 9, 2010 at 1:36 pm

  26. better

    ya allah…saya tidak akan pernah memaafkan istri yang telah mendurhakai saya….sesungguhnya engkau maha mengetahui apa yg aku rasakan…ya allah berikanlah ia azab yang menurut engkau pedih…laailahaillallah…muhammadarrosuulullah…..amien….

    Oktober 24, 2010 at 11:06 pm

  27. Assalamualaikum wr. wb.

    Mohon ijin untuk posting di facebook biar istri saya membacanya.

    Oktober 26, 2010 at 10:42 pm

  28. MAYA

    @Dian aja : emang apa dian sudah yakin dengan caramu akan diterima atau disukai Allah…justru cara2 kitalah yang harus sesuai ajaran islam bukan cara sendiri. smg dian aja dapat hidayah dari Allah swt…amin

    November 2, 2010 at 4:21 pm

  29. MAYA

    @beter: Allah aja maha pemaaf..kenapa manusia dengan sombongnya menyatakan tidak akan memberi maaf…sesakit sakit hatinya kita berilah maaf untuk sesama, apa tidak ada jalan keluar dari masalah itu ?perceraian misalnya ?itu mnrt saya jalan yang lebig baik dan halal meski dibenci Allah…dari pada tidak memberi maaf.Justru dengan keiklasan maaf kita akan menjadikan keberkahan dari kita, syiar islam ke istri dan sesama manusia, serta bekal kita menuju akhirat..Bisa jadi siapa tahu mantan istri akan bertaubat dan menjadi lebih baik dari kita di akhir hayatnya..dan kalian akan dipertemukan Allah dalam syurga Nya kelak.amin…

    November 2, 2010 at 4:33 pm

  30. explorer

    assalamualaikum wr.wb

    minta ijin copy artikelnya.

    November 6, 2010 at 10:09 am

  31. IVOEL

    Assalamualaikum
    nuwun sewu. . minta izin mo copy artikelnya. .
    suwun
    wassalam

    November 17, 2010 at 4:07 pm

  32. Bambang Purwanto

    Assalamualaikum
    Terima kasih atas artikelnya.
    mohon izin tuk copy artikelnya. thx

    Disember 28, 2010 at 7:10 pm

  33. desi rubianti

    mari bersama-sama kita menuju surga allah…

    Januari 10, 2011 at 5:35 pm

  34. Meliana Syafari

    Assalamu’alaikum….
    Hal pertama yang dapat saya ucapkan adalah naudzubillah. Jangan sampai kita sebagai muslimah memiliki sifat yang bisa mengantar kita ke neraka. Karena kita mempunyai akal dan pikiran, jadi sudah sepantasnya kita bersikap sebagaimana syariat Islam. Semoga dengan itu, kita bisa sampai di surga Allah. Amin.
    Wassalamu’alaikum…

    Januari 10, 2011 at 5:42 pm

  35. erizalhz

    Wanita makin tinggi pangkat nya di perusahaan makin sombong merasa paling top.

    Januari 19, 2011 at 9:07 pm

  36. NASIB

    betapa tersiksanya pria yang berharap istri solihah tetapi didapati istrinya durhaka, menentang, melawan, menuntut yang suami tak mampu, kasar, padahal sang suami menyimpan harapan besar padanya, mempercayakan pada istrinya bahwa dia dapat membuatnya bahagia, susah atau bahagia- akan tetap indah jika sama2 keduanya mencari ridlo Alloh…

    Januari 27, 2011 at 12:19 am

  37. Terima kasha Atas penerbitan tulisan ini,
    Sekarang saya Sudah benar2 tau apa kewajiban Dan larangan sebagai searing istri , setelah membacanya pikiran saya jd terbuka Dan benar2 siap menghadapi pernikaan saya tdk lama Dan terjun sbg seorang isteri.

    Februari 24, 2011 at 7:42 pm

  38. betul ape yg dikatakan di blog ini

    April 30, 2011 at 9:54 pm

  39. TITA

    Astagfirulloh… semoga aku bisa jadi wanita sabar n solehah buat suamiku nannti, AMIN…

    Mei 11, 2011 at 2:49 pm

  40. . Wasalam.

    Mei 13, 2011 at 12:44 am

  41. Insya’allah sy akan mencoba menjadi istri yg sakinah bgi suami dan anak2 saya. Dan saya akn mendampingi suami dikala senang dan susah , dan sehat atau pun sakit saya akan mencoba menjadi istri yg trbaik
    . Wasalam.

    Mei 13, 2011 at 12:47 am

  42. edyna setya

    subhanaloh… apakah kelak q akn dptkan suami yg bisa mendekatkan q pd pintu surga… yg bisa membimbing q lebih dekat dengan_MU ya Allah…

    Mei 21, 2011 at 9:36 pm

  43. istri tanpa status

    saya tidak tahu status saya sebenarnya apa dalam rumah tangga saya tapi yang jelas sekarang pernikahan saya diujung tanduk. mohon curhatnya. thanks.

    Jun 3, 2011 at 9:09 pm

  44. aeyu bluestar

    ya Allah sungguh indah surgamu
    inginnya kami para wanita untuk menjadi penghuni
    tuntunkanlah kami agar menjadikan keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah.

    Julai 20, 2011 at 1:17 pm

  45. agustu 20,2011

    assalamu’alaikum saya sering sekali membuka blog ini dan saya selalu ingin membaca kembali.ini sangat menarik menurut saya yang masih lajang untuk mempersiapkan rumah tangga saya kelak……….saya ucapkan terima kasih banyak atas ilmunya wassalam…..

    Ogos 20, 2011 at 11:30 am

  46. aryf hungkul

    saya brhrap..dia dpt mnjadi istri yg sholehah di kemudian hari

    Ogos 27, 2011 at 6:45 pm

  47. Ali

    Setelah melihat tulisan di atas saya ingin melihat bagaimana tuntunan untuk menjadi Suami sekaligus Ayah yang baik.

    Untuk topik diatas Saya melihat ada yang salah dengan hubungan saya dengan Istri, dari kacamata saya hal-hal yang diperbuat Istri saya ada yang salah tetapi di sisi Istri saya sesuai dengan persepsinya sebagai wanita masa kini, dia melihat itu benar.Sulit untuk menyatakan yang benar atau salah karena itu subjective. Karena itu saya senang sekali ada tuntunan semacam ini yang memang berdasarkan Al Qur’an dan Hadits.

    Saya sebenarnya ingin keluar dari hubungan ini tetapi saya khawatir terhadap kondisi kejiwaan Anak-Anak kedepannya.

    Untuk Rekan-Rekan yang akan berumah tangga saya berpesan kalau mencari suami atau istri jangan hanya dilihat dari tampilan fisiknya ternyata seperti nasihat lama bobot, bibit dan bebet itu berpengaruh kedepannya.

    Karena itu untuk yang sudah memiliki Putra-Putri kalau memang masih memungkinkan kurangi pertentangan di rumah tangga, kalau akan berpisah coba dipikir lagi.

    Tetapi kalau memang sampai ada yang merasa terhina, ada kekerasan fisik dan ada pengacuhan yang akut mungkin memang perceraian adalah solusi yang ada meskipun hal itu sama-sama tidak kita senangi.

    Saya pribadi berharap saya dapat berubah menjadi Suami dan Ayah yang baik begitupun Istri saya.

    September 4, 2011 at 12:26 pm

  48. ani

    as,masih adakah pintu maaf bagi istri yang telah khilaf pad

    September 7, 2011 at 5:26 pm

  49. Mr.XYZW

    Hhhhmmm, seperti yang saya alami sekarang. Harus tunduk dan taat atas kemauan istri.

    Dan sekarang saya jadi tahu alasan kenapa banyak koruptor di Indonesia.
    Salah satunya karena pengaruh istri. Yang meminta uang dan harta yang lebih banyak dari penghasilan suami. Dan tidak mau menerima penghasilan suami apa adanya.
    dan memberi ancaman “cerai” apabila tidak mau menuruti keinginan istri.

    Do’akan semoga saya sabar menerima cobaan ini.

    September 8, 2011 at 2:58 pm

  50. ya allah,subhanallah . . .
    Semoga enkau mempertemukan aku dengan wanita yang saleha,yg bisa menyadarkan aku.
    Amin . . . .

    September 19, 2011 at 2:31 am

  51. semoga allah memberikan jodoh istri yang saleha.
    Amin . . .

    September 19, 2011 at 2:32 am

  52. Wajahku melalaikanku

    Astagfirullah….
    Allah swt telah menganugrahi sy wajah yg dimana setiap lelaki yang melihat sy,maka mereka melihatnya dengan berlama lama.
    Dr kecil hingga
    Sampai menikahpun, godaan selalu datang,
    mereka pria bukan suami sy dengan terang2an mengatakan cinta,
    apa yang harus sy lakukan, apakah harus memakai cadar? Agar mereka tidak bisa ,melihat wajah sy, namun sy belum siap memakainy

    Oktober 31, 2011 at 4:20 pm

  53. Permata

    Istri saya lebih parah…

    saya laki2 kerja jadi karyawan dis alahs atu BUMN besar…

    saya juga punya usaha Wiraswasta di bidang Internet…..

    kerja dari jam 8 pagi sampe jam 5 sore…..pulang dari kantor langsung kerja lagi sampe jam 12 malam…..pulang kerumah jam 1 malam…..terus begitu…..supaya kebutuhan lahir bsia saya penuhi…..

    tetapi apa balasannya?? istri saya sering nantang cerai…sering menghina saya…merendahkan saya…bahkan pernah tendang kepala saya…..sering natang keluar rumah tampa ijin saya…dah saya kasih tau klo mau pergi ijin saya dulu…..tetap aja nekat kelaur rumah klo lg berantem….bahkan istri saya lebih belain Ibunya dr pd saya….seringa du domba dan buka aib saya kepada ibunya………dan sepertinya istri saya lebih patuh kepada ibunya dr pd saya…..

    saya cuman bisa sabar karena ada anak saya…..

    jujur saya juga sering menggentak istri…tetapi masih dalam koridor perkataan ga pernah main tangan….tetapi istri saya sering main tangan dengan saya…..bahkan ketika saya kepingin Ml istri sering ga kasih dengan alasan cape la dll….padahal dia tau jam kerja saya16 jam 1 hari…….

    lebih parah lg sering marah2 ga jelas cuman gara2 masalah sepele….padahal rumah dah punya….kendaraan ada…. tidur pake ac..dan semua perabot ada…..pokoknya cukup la…..ga susah……

    bahkan seriing menjelek2 kan saya di depan ortunya…..saya dah peringati kamu itu ciri2 istri durhaka…keknya ga takut tuh….yg lebih parah sering ga mangakui pengorbanan suaminya dalam mencari nafkah…..padahal selama saya merid ketika saya keluar rumah saya selalu berdoa seperti dalam sholat saya… Inna sholati wanusuki wamahyaya wamamati lillahi robbil ‘aalamiin” (sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk ALLAH, Tuhan seluruh alam)

    jadi saya bukan laki2 bandel….ga pernah mabok…genit sama perempuan……sayang anak istri…..bahkan mati2 an cr nafkah cape pegel ngantuk sampe badan rontok cuman buat menuhin kebutuhan keluarga……bahkan sering saya bantu keluarga dr ibunya……cuman ga pernah di akui oleh istri saya…..segala upaya dah saya lakukan…….lalu dia sering minta cerai dengan berbagai alasan….

    saya selalu jawab…silakan Gugat ke pengadilan agama…buktikan klo saya sebagai suami ga memenuhi kamu lahir bathin….klo terbukti maka saya akan penuhi permintaan km !!

    masalahnya saya merasa ga bersalah……..semua tanggung jawab saya sebagai suami dah saya penuhi……apa yg mesti saya lakukan??

    klo saya cerai saya ga bisa tahan pisah sama anak saya yg baru berumur 2 tahun……jujur…saya dah muak sama istri saya…..dah pengen ga liat mukanya……..saya BERHAK MENCARI WANITA YG BISA BAHAGIANKAN SAYA !!

    tetapi saya ga tahan pisah sama anak saya…Bisa gila saya klo ga ktemu anak saya……..saya dah pernah ga ketemu anak saya 10 hari…..semua pekerjaan berantakan……usaha saya ancor lebur…kerja ga konsen….sering bengong…bahkan menjurus STREEZ dan FRUSTASI………

    di lain pihak klo saya ambil hak asuh anak saya……sapa yg merawat?? saya kerja 16 jam s

    atu hari……mohon masukan………saya dah ga tahan sama istri saya…….dah Muak dan sakit HATI! !!!! seya bertahan hanya karena anak saya !!

    saya akui Istri saya dalam merawat anak saya sangat2 telaten dan sayang…..mungkin hanya itu nilai+ di mata saya da membuat saya ga jatuhkan talak….walau saya menderita lahir dan bathin…….kadang saya malu ajdi laki2 ga brn tegas sama istri saya yg durhaka….

    November 2, 2011 at 10:58 pm

  54. As… sy salut pd Permata,, atas kesbaranya hdpi istri mcm itu,, g tau bls budi,, permata ; orng sprtmu dah shrsx dpt yg trbaik,, amiiiiin,,,

    November 22, 2011 at 12:39 pm

  55. Ida nurnaningsih nurnaningsih

    Wah bagus sekali artikelnya smga kita digolongkan mjd istri yang shalehah yang taat pada suami dan juga taat pada perintah ALLOH SWT DAN NABI BESAR MUHAMMAD SAW

    Januari 9, 2012 at 5:25 pm

  56. Reblogged this on Rashiqa As-shafi'i.

    Februari 28, 2012 at 10:44 pm

  57. Vegaprod

    Jaman sekarang kayaknya udah nggak ada istri yang sholehah

    Mei 19, 2012 at 8:38 pm

  58. Lelaki yang kurang beruntung

    Betul sekali,perempuan rata-rata silau jikalau melihat harta sehingga mudah tergelincir kedalam kekufuran!

    Disember 3, 2012 at 5:46 pm

  59. ,,assalamualaikum……..
    minta izin mau copy artikelnya dan sebelum aku copy mau ku posting di fecebook.
    suwon … wassalam
    03,14,2013

    Mac 14, 2013 at 12:57 am

  60. Mbakzul

    Ridla Allah ada pada Ridlanya suami :) jika wanita sudah menikah,
    mari mencari Ridla suami :)
    krn suami yg akan membwa qt pd surga-Nya ,

    Jun 1, 2013 at 10:15 pm

Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.