"Aku menyintaimu kerana agama yang ada padamu, jika kau hilangkan agama dalam dirimu, hilanglah cintaku padamu" IMAM NAWAWI….

CINTA….OH….CINTA

gift-box.jpg

Pernahkah anda merasakan jatuh cinta, pada seseorang? Pasti pernah. Bagaimana rasanya, tak usahlah kita mencari jawapannya, kerana tiap orang jawapannya rata-rata sama. Indah dan berjuta rasanya. Dunia serasa berseri, setiap orang dirasakan ramah, alam di sekelilingnya terasa indah.  Katanya orang yang sedang fall in love itu tiap hari harus ketemu, kemana-mana harus sama-sama kalau sekali tak bertemu rindunya setengah mati, yang pasti dunia serasa milik berdua . Mereka tidak peduli dan tidak mempedulikan orang lain, yang penting mereka senang. Yang diingat hanyalah dia….dia….dan dia.

Jika anda belum pernah jatuh cinta, cubalah anda rasakan tanda-tanda yang ditulis oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam bukunya yang berjudul Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu. Pertama biasanya ia selalu menghujamkan pandangan matanya pada orang yang dicintainya, kedua malu-malu jika orang yang dicintainya memandangnya. Ketiga ia akan banyak mengingat, membicarakan dan menyebut nama orang yang dicintainya. Kemudian ia tunduk pada perintah orang yang dicintai dan mendahulukan kepentingannya daripada kepentingannya sendiri. Lalu orang yang mencinta bersabar menghadapi gangguan orang yang dicintai, memperhatikan perkataan orang yang dicintai dan mendengarkannya, mencintai tempat dan rumah sang kekasih, segera menghampiri yang dicintai bila dipanggil.

Selanjutnya ia akan ikut mencintai apapun yang dicintai sang kekasih. Jika akan mengunjungi orang yang dicintai jalan yang dilalui terasa pendek meskipun jaraknya jauh sekali. Dan biasanya ia akan salah tingkah jika sedang mengunjungi atau sedang dikunjungi orang yang dicintai. Lalu ia akan gemetar tatkala berhadapan dengan orang yang dicintai atau tatkala mendengar namanya disebut. Jika ada orang lain yang membahasnya ia akan merasa cemburu. Menyenangi apapun yang menyenangkan orang yang dicintai meskipun sebenarnya kita tidak menyukainya. Ini merupakan salah satu keharusan kerana sedikit berkorban untuk mendapatkan keredhaan orang yang dicintai, rasanya merupakan kewajiban.

Ciri-ciri orang yang sedang jatuh cinta selain yang disebut diatas adalah ia akan mempunyai kebiasaan baru iaitu suka menyendiri dan helaan nafas panjang yang kerap dilakukan. Dan tentunya ia akan selalu berusaha untuk menghindari hal-hal yang akan meregangkan hubungan kerana yang dicari pastilah kecocokan antara orang yang mencintai dan orang yang dicintai. Pada akhirnya ia akan tunduk dan patuh pada orang yang dicintai.

 Jika anda merasakan salah satu diantara tanda-tanda diatas bersiap-siaplah untuk merasakan tanda-tanda yang lain. Karena kalau salah satu tanda sudah datang, pasti akan diikuti oleh tanda yang lainnya. Bersyukurlah kalau anda mengalaminya. Ada satu hal yang kadang-kadang terlupakan atau dilupakan oleh orang yang sedang jatuh cinta. Apa? Allah, Tuhan yang memiliki cinta. Hanya Dia yang berhak dicintai. Pernahkan kita jatuh cinta pada-Nya?

Kalau jatuh cinta pada sesama manusia ada keinginan dari kita agar orang lain mengetahuinya. Ingin rasanya diberitahukan pada semua orang tentang apa yang sedang terjadi pada kita. Biar semua orang tahu kalau kita sedang jatuh cinta. Akankah sama ceritanya jika sedang jatuh cinta pada Allah. Rasanya tidak. Jika sedang jatuh cinta pada Allah, rasanya kita akan malu untuk mengakuinya apalagi sampai orang lain tahu. Kita akan sangat egois untuk tidak berkongsi cerita pada orang lain.

Lalu berapa banyakkah dari mereka yang pada saat fall in love selain mengingat dia (kekasih) juga mengingat Allah? Berapa banyakkah dari mereka yang menyadari bahwa jatuh cinta merupakan anugerah besar yang harus disyukuri? Jika saja setiap orang yang sedang jatuh cinta pada sesama manusia dan mengalami tanda-tanda seperti tadi, merasakan dan melakukan hal yang sama pula dengan ketika ia jatuh cinta pada Allah Rabbul ‘Alamin, subhanallah, Mahasuci Allah yang telah memberikan cintanya pada manusia dengan memberikan anugrah berupa rasa cinta.

Cinta itu laksana pohon didalam hati. Akarnya adalah ketundukan kepada kekasih yag dicintai, dahannya adalah mengetahuinya, ranting-ranting adalah ketakutan kepadanya, daun-daun adalah malu kepadanya, buahnya adalah ketaatan kepadanya dan air yang menghidupinya adalah menyebut namanya. Jika di dalam cinta ada satu bahagian yang kosong, bererti cinta itu kurang. Allah telah mensifati Diri-Nya, bahawa Dia mencintai hamba-hamba-Nya yang mukmin dan mereka pun mencintai-Nya.

Sesungguhnya, kecintaan pada Allah pasti  menyelamatkan orang yang mencintai-Nya dari azab dan semestinya pula seorang hamba tidak mencuba-cuba mengganti cinta hakiki itu dengan yang lainnya.

Wallahu’alam.

2 responses

  1. Subhannallah.. maha suci tuhanku.. dpt gak sy muhassabah diri.. inilah yg saya cari d saat2 hati sdg sarat terluka… sungguh qasih tuhan itu pd hambanya tiada penghujung
    ya.. mmg bnr.. cinta kpd tuhan itu lbh indah bbanding cinta kpd manusia..
    smoga allah swt memenuhi diri kita smua dgn cinta kpdNYA.. insyaallah..

    Mac 20, 2008 at 3:19 pm

  2. Apa benar jatuh cinta itu berjuta rasanya…???
    Semuanya terasa indah…???
    Semua milik berdua..??
    Apa benar itu semua…???

    Kok aku pikir bohong ya.. (bagiku, kalau kalian beda pendapat ya.. terserah)
    Seumur hidupku aku sudah beberapa kali jatuh cinta, tapi yang terasa ketika aku jatuh cina
    hanyalah sepi dalam sanubari, kehilangan harapan, sedikit depresi. Sebab aku merasa orang-orang yang pernah aku jatuh hati kepadanya bukanlah hakku untuk mencintainya.
    Bukan karena perasaanku saja yang demikian, tetapi Agamaku, lingkungan sosialku, alamku, hukum di negaraku tidak mengijinkan aku untuk memiliki mereka yang telah dan sedang aku cintai.
    Aku sadar memang harus demikian keadaannya.

    Ya Allah….
    Jangan biarkan aku mencintai orang-orang yang menghalangi aku untuk mencintaimu, jatuh cintakanlah aku kepada orang-orang yang bisa menambah cintku padaMU

    Kawan….
    bantulah aku untuk keluar dari jeratan cinta ini dan ajari aku untuk bisa lebih mencitai Allah dari pada orang-orang yang tidak berhak aku jatuh cinta kepadanya.

    Mei 27, 2008 at 4:51 am

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s